Kesekretariatan
Kesekretarisan adalah satuan organisasi yang melakukan rangkaian kegiatan penataan
terhadap pekerjaan perkantoran dan bantuan lainnya yang dilaksanakan sebagai
kegiatan penunjang supaya tujuan organisasi dicapai dengan lancar.
A. Pengertian Umum Kesekretariatan
Kesekretariatan adalah segala pekerjaan atau aktifitas yang dilakukan oleh
sekretariat.
Sementara sekretariat adalah
organisasi yang tugas pokoknya melaksanakan berbagai kegiatan/ kerja
ketatausahaan.
Menurut websteris third
new international dictionary (1982)
·
Sekretariat adalah
1.
Kantor seorang
sekretaris
2.
suatu kelompok
pekerja sekretaris
3.
tempat dokumen.
·
Dari defenisi kesekretariatan, ada
3 maksud (arti):
a.
Kantor atau tempat
kerja seorang sekretaris
b.
Kelompok sekretaris
atau pegawai yang tugas pokoknya melakukan kegiatan tata usaha.
c.
Bagian dari suatu
organisasi yang melakukan kegiatan ketatausahaan untuk menunjang tercapainya
tujuan organisasi.
B.
Macam-macam
Sekretariat
Tiga macam bentuk sekretariat
1.
Sekretariat yang
hanya ditangani oleh satu orang sekretaris
2.
Sekretariat yang
ditangani oleh beberapa sekretaris
3.
Sekretariat sebagai
bagian dari suatu organisasi
1.
Peranan Sekretariat
adalah
Melakukan aktifitas penunjang terhadap satuan organisasi lain, guna memperlancar
aktifitas pokoknya, dalam rangka mencapai tujuan organisasi.
Menurut The Liang Gie dalam bukunya Administrasi perkantoran modern,
menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan aktifitas penunjang adalah
Segenap rangkaian aktifitas yang
terdiri dari:
- Merencanakan
- Menghimpun
- Mencatat
- Mengolah
- Menggadakan
- Menjimpan
2.
Sekelompok Orang (Organisasi)
Merupakan unsur
terpenting dalam kehidupan administrasi kesekretariatan khususnya dan
organisasi pada umumnya. Berupa kumpulan sumber daya manusia dengan jumlah
minimal dua orang dan maksimal tidak terbatas.
3.
Usaha Kerjasama
Adalah upaya
bersama yang dilakukan sekelompok orang dalam suatu organisasi untuk suatu
maksud tertentu dan tidak akan berhasil apabila hanya dilakukan oleh satu orang
saja. Didalam usaha kerjasama ini akan tampak suatu hierarki organisasi,
perencanaan program dan arah kebijakan yang jelas.
4.
Orientasi Tujuan
Yang dimaksud
dengan tujuan dalam administrasi kesekretariatan adalah orientasi dengan
perbuatan-perbuatan nyata untuk memenuhi pencapaian target yang diperjuangkan
bersama, berupa kebutuhan rohani dalam pemberian jasa dan kebutuhan jasmani
(kualitas output).
Dengan demikian
tampak jelas bahwa Administrasi Kesekretariatan tidak hanya sekedar pekerjaan
membuat, mengirim dan menyimpan surat-surat saja. Akan tetapi lebih dari itu
yang meliputi segenap proses penyelenggaraan, penataan dan penyusunan pekerjaan
yang menunjang kehidupan organisasi untuk mencapai suatu tujuan.
Dari pokok-pokok pikiran tersebut,
maka dapat digambarkan proses penerapan Administrasi Kesekretariatan, yakni
sebagai berikut :
C.
TUJUAN
Pelaksanaan Administrasi Kesekretariatan memiliki tujuan antara lain :
- Memperlancar lalu-lintas dan distribusi informasi ke
segala pihak baik internal maupun eksternal.
- Mengamankan rahasia organisasi.
- Mengelola dan memelihara seluruh dokumentasi organisasi
yang berguna bagi kelancaraan pelaksanaan fungsi manajemen.
D.
FUNGSI
Adapun fungsi dasar
Administrasi Kesekretariatan adalah sebagai berikut :
- Mengadakan
pencatatan atau recording semua kegiatan manajemen.
- Sebagai alat pelaksanaan pusat ketatausahaan.
- Pengendali informasi internal dan eksternal organisasi
- Sebagai alat komunikasi organisasi.
- Sebagai alat pelaksana pemegang rahasia organisasi.
- Sentral teknologi transfer informasi.
- Sebagai pusat dokumentasi atau master file.
Dengan demikian
dapat dipahami bahwa segala kegiatan yang diselenggarakan dalam administrasi
kesekretariatan adalah berhubungan dengan rangkaian kegiatan penataan
yang berfungsi sebagai unsur penunjang kelancaran untuk mencapai tujuan
organisasi.
Keseluruhan fungsi
utama Ketatausahaan tersebut haruslah dilaksanakan dalam suatu sistem yang
telah disepakati bersama dalam suatu organisasi. Hal ini disebabkan prioritas
betapa pentingnya peranan administrasi kesekretariatan dalam fungsi sebagai
sumber informasi dan gambaran pertanggungjawaban kelak. Hendaknya juga dalam
prakteknya kehidupan nyata suatu organisasi, kegiatan penunjang ini
dilaksanakan dengan menerapkan prinsip efisien, efektif, rasional dan
produktif.
E.
RUANG LINGKUP
Secara sederhana,
maka dapat dijabarkan ruang lingkup umum kegiatan administrasi kesekretariatan
adalah meliputi :
- Menyelenggarakan pembinaan ketatausahaan, khususnya yang
berhubungan dengan tugas pekerjaan surat-menyurat yang meliputi perencanaan,
pembuatan, penerimaan, pencatatan, pengolahan, pendisposisian,
pendistribusian, dan penyimpanan surat.
- Menyelenggarakan tata hubungan komunikasi secara
internal maupun eksternal organisasi dengan tetap berada dalam satu
kesatuan komando.
- Menyelenggarakan dan mengatur pertemuan atau
rapat-rapat.
- Menyelenggarakan kegiatan organisasi yang bersifat
rahasia.
- Menyelenggarakan pengaturan penerimaan tamu atau
kunjungan.
- Menyelenggarakan pengaturan aktivitas sekretariat
sebagai tempat organisasi.
- Menyelenggarakan tugas bantuan lain yang bersifat
menunjang dan menyediakan fasilitas teknologi transfer informasi, terutama
untuk mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan pokok organisasi.
F.
PRINSIP
Berikut ini
beberapa prinsip dasar sebagai pedoman guna menjalankan kegiatan administrasi
kesekretariatan dengan baik adalah antara lain :
- Jelas. Memiliki maksud, tujuan dan arah yang tepat guna
dan masuk akal.
- Sederhana. Ciptakan proses administrasi kesekretariatan
yang praktis.
- Fleksibel. Bersifat tidak kaku dan memungkinkan adanya
improvisasi.
- Bermetode. Dilandasi perhitungan matang demi tercapainya
tujuan.
- Sistem Kesatuan. Berada dalam suatu lingkaran sistem
komando organisasi.
SEKRETARIS
A. Pengertian Sekretaris
Dari segi asal kata, istilah sekretaris berasal dari kata Secretum dalam
bahasa latin yang berarti rahasia. Kata secretum kemudian berubah
menjadi kata Secretarius dalam bahasa
Perancis, Secretary dalam bahasa Inggris, dan akhirnya menjadi kata
Secretaries
dalam bahasa Belanda, dan masuk ke Indonesia dikenal dengan istilah
sekretaris yang berasal dari kata Secretaries bahasa Belanda. Sekretaris
adalah orang, pegawai, atau karyawan yang di beri tugas dan pekerjaan yang
berhubungan dengan masalah rahasia Negara atau perusahaan. Menurut Kamus Umum
Bahasa Indonesia, Sekretaris adalah orang atau pegawai pengurus yang diserahi
pekerjaan tulis-menulis, sedangkan menurut Dann and Ramon , dalam hand book
for Government secretary steno-graper, bahawa sekretaris adalah pembantu
pimpinan untuk menerima dikte, mengkonsep surat atau korespondensi, menerima
tamu, memeriksa dan mengingatkan pimpinannya tentang kewajiban resmi.
B.
Berbagai pendapat yang mendefinisikan sekretaris, antara lain:
1. Webster’s New Words Dictionary
a)
Sekretaris adalah
seseorang yang bertugas untuk mengarsip, mengurus surat menyurat, dan tugas-tugas menulis lainnya untuk organisasi ataupun individu.
b)
Sekretaris adalah
pejabat umum yang bertanggung jawab atas tugasnya.
c)
Sekretaris adalah
pejabat yang memimpin departemen pemerintahan.
d)
Sekretaris seperti
meja tulis atau rak buku.
2. M. Braum & Ramon C. Portugal
Sekretaris adalah
asisten pimpinan yang melakukan pendiktean, surat-menyurat, menerima tamu,
melakukan pengecekan atau mengingatkan pimpinannya bila ada janji temu, dan
beberapa bentuk tugas lain yang terkait dengan efektivitas pekerjaan pimpinan.
3. Louis C. Nanassy & William Selden
Sekretaris adalah
karyawan kantor yang tanggung jawabnya melebihi petugas stenografi, dimana
biasanya melakukan tugas dikte, menjawab telepon, membuat janji, mengarsip,
surat menyurat, dan lain-lain. Dalam hal ini sekretaris bertindak sebagai
asisten administrasi atau eksekutif junior.
Dari berbagai
pendapat di atas mengenai sekretaris dan sekretariat, disimpulkan bahwa:
a)
Sekretaris
merupakan seorang yang membantu pimpinan menyelenggarakan bagian-bagian kecil
tugas pekerjaan pimpinan dan memiliki kedudukan yang lebih bertanggung jawab.
b)
Sekretariat
merupakan satuan organisasi dimana di dalamnya, sekretaris beserta para
pembantunya melakukan rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok atau
administrasi.
sekretaris
dibedakan ada dua macam, yaitu:
1.
Sekretaris umum (Executive Secretary)
Sekretaris yang
berfungsi sebagai manajer karena secara formal menjalankan fungsi manajer.
Sekretaris ini memiliki pegawai atau bawahan umumnya untuk satu unit
organisasi. Misalnya
·
Sekretaris
Jenderal,
·
Sekretaris Yayasan,
·
Sekretaris Wilayah
·
Sekretaris daerah
·
Sekretaris
organisasi
·
dan sebagainya.
2.
Sekretaris Pribadi (Private Secretary)
Sekretaris untuk
seorang pimpinan yang berperan semata-mata sebagai pembantu dan tidak memiliki
bawahan. Misalnya
·
Sekretaris Manajer,
·
Sekretaris
Direktur,
·
Sekretaris Artis
·
dan sebagainya.
C.
Kedudukan dan Peran
Sekretaris
Sekretaris organisasi bertindak sebagai Kepala
Sekretariat yang mempunyai wewenang sebagai berikut
1.
membuat rencana,
2.
membuat keputusan,
3.
mengorganisir bawahan dan sarananya,
4.
melakukan pengawasan,
5.
memberi perintah,
6.
menyelenggarakan sistem komunikasi yang baik,
7.
melakukan pengarahan,
8.
penyempurnaan organisasi dan tata kerja.
a.
Peran
dan tanggung jawab ‘STI”
(Strategis – Teknis – Pendukung)
Dengan
bertindak sebagai pusat informasi, sekretaris mampu menjalankan :
1.
Peran Strategis,
yaitu peran yang diharapkan dapat memberikan pengaruh positif pada status dan
peformen organisasi melalui kelancaran arus informasi baik ke dalam maupun ke
luar
2.
Peran teknis,
peran yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja pimpinan. Aktivitas sekretaris
yang menyalurkan informasi kepada pimpinan secara jelas dan akurat akan sangat
membantu dan memfasilitasi pimpinan untuk menjalankan fungsinya dengan baik.
(dengan demikian semakin berat beban kerja pimpinan, maka tugas sekretaris akan
semakin intensif)
3.
Peran pendukung,
Peran yang diharapkan dapat memberikan pengaruh positif kepada anggota
organisasi lainnya, yang dapat dicapai dengan pendistribusian informasi
(incoming dan aoutgoing)
b. Sekretaris harus mampu
ü
Membagi waktu kerja dengan keluarga
ü
Menjadi ujung tombak dalam perusahaan / organisasi
ü
Menentukan arah dan tujuan perusahaan / organisasi
ü
Pandai menyimpan rahasia
ü
Siap full kontek dan ready to fight in every moument
ü
Dan lain-lain
c. Pengetahuan
1.
Mempunyai pengetahuan yang
luas
G.
Memahami seluk beluk tentang
organisasi, misi , fungsi dan tugas pokok organisasi
H.
Mempunyai ilmu pengetahuan
yang relevan dengan bidang tugasnya
I.
Memiliki pengatahuan tentang
tata naskah , kearsipan dan peralatan perkantoran
J.
Mempunyai pengetahuan yang
baik tentang bahasa Indonesia dan bahasa asing
d.
Fungsi Sekretaris
1.
Mengadakan pencatatan dari semua kegiatan manajemen
2.
Sebagai alat pelaksana pusat ketatausahaan.
3.
komunikasi
organisasi / perusahaan
4.
Sebagai pusat
dokumentasi
TUGAS SEKRETARIS DALAM RAPAT-RAPAT PENTING
1. Saat persiapan
(perencanaan) :
a. Banyaknya undangan, termasuk siapa yang akan diundang.
b. Pembicara dan tema pembicaraan (agenda rapat).
c. Pengaturan ruangan dan fasilitas.
d. Petugas dokumentasi dan notulen.
b. Pembicara dan tema pembicaraan (agenda rapat).
c. Pengaturan ruangan dan fasilitas.
d. Petugas dokumentasi dan notulen.
2. Saat rapat berlangsung:
a. Daftar hadir.
b. Surat izin bagi yang berhalangan.
c. Hal-hal yang perlu dilaporkan (bahan dan data-data).
d. Keputusan rapat (kesimpulan).
e. Penutupan rapat (adakah informasi selanjutnya dsb).
f. Melakukan notulen.
g. Menyimpan arsip-arsip.
Selanjutnya, hal-hal penting yang perlu diketahui oleh sekretaris mengenai rapat atau pertemuan, yaitu :
b. Surat izin bagi yang berhalangan.
c. Hal-hal yang perlu dilaporkan (bahan dan data-data).
d. Keputusan rapat (kesimpulan).
e. Penutupan rapat (adakah informasi selanjutnya dsb).
f. Melakukan notulen.
g. Menyimpan arsip-arsip.
Selanjutnya, hal-hal penting yang perlu diketahui oleh sekretaris mengenai rapat atau pertemuan, yaitu :
1. Pengaturan tempat duduk
Pengaturan tempat duduk harus disesuaikan dengan sifat pertemuan atau
rapat dan banyak sedikitnya tamu yang akan hadir dalam rapat, maka perlu
diperhatikan pengaturan tempat duduk, yaitu :
a. Berbentuk setengah lingkaran.
b. Berbentuk lingkaran.
c. Berbentuk tapal kuda.
d. Berbentuk kelas.
e. Berbentuk empat persegi panjang.
a. Berbentuk setengah lingkaran.
b. Berbentuk lingkaran.
c. Berbentuk tapal kuda.
d. Berbentuk kelas.
e. Berbentuk empat persegi panjang.
2. Alat-alat perlengkapan rakyat
a. Sound system, microphone, dll.
b. Papan tulis, alat tulis, tongkat petunjuk, dll.
c. Overhead projector.
d. Alat-alat tulis bagi peserta dll. sesuai keperluan.
b. Papan tulis, alat tulis, tongkat petunjuk, dll.
c. Overhead projector.
d. Alat-alat tulis bagi peserta dll. sesuai keperluan.
D.
Tugas Seorang
Sekretaris
a)
Membuka surat.
b)
Menerima dikte.
c)
Menyiapkan agenda rapat
d)
Pembuatan KTA (Kartu Tanda Anggota)
e)
Di arsipkan Seluruh Kegiatan
internal maupun ectrenal
f)
Menjalankan Absensi,
g)
Notuler Rapat
h)
Koordinasi Surat Masuk dan Surat Keluar
i)
Data base Keanggotaan
j)
Mengelola dan memelihara seluruh dokumentasi organisasi yang berguna bagi
kelancaraan pelaksanaan
k)
Buku Panduan Anggota dan Pengurus
l)
Inventarisasi dan Pengadaan kelengkapan di Ruang
m)
Membantu pimpinan
n)
Pandai untuk menyimpan rahasia
o)
Untuk membuat LPJ
1. Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Oleh
Seorang Sekretaris :
a)
Memberikan kesempatan bukan kepada yang berhak
b)
Memberikan informasi perusahaan / organisasi kepada yang
bukan haknya
c)
Watak keras kepala dan menang sendiri
d)
Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain
e)
Sekretaris tidak untuk ambil kesimpulan dari pimpinan kecuali
mendapat ijin dari pimpinan.
f)
Sekretaris tidak boleh membocorkan rahasia pimpinan baik
internal maupun esternal
g)
Dan lain sebagainya
2.
Prinsip Terpenting Sekretaris
a)
Tutup Mulut saat Rapat
b)
buka Mata Awas – Awas
c)
Buka Telinga Lebar – Lebar”
d)
Tanggan di jalankan tidak boleh raba-raba
3.
Tujuan Pengembangan Sekretaris
Adapun tujuan pengembangan dan latihan sekretaris pada dasarnya untuk
memperoleh 4 hal :
1.
Menambah pengetahuan
2.
Menambah keterampilan
3.
Merubah sikap
4.
Materi pembelajaran surat
A.
Pengertian surat
Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh
suatu pihak kepada pihak lain
Menurut kamus bahasa indonesia, surat berarti kertas yang bertulis atau secarik kertas sebagai
tanda atau keterangan, sesuatu yang di tulis. Jadi, surat adalah alat
komunikasi tertulisyang di sampaikan dari satu pihak kepada pihak lain, baik
atas nama pribadi maupun atas nama organisasi atau perusahaan.
Macam-macam
jenis surat dapat ditinjau dari beberapa beberapa hal, yaitu :
a.
Menurut wujud surat :
1. Kartu pos.
2. Warkat pos.
3. Surat bersampul.
4. Nota.
5. Telegram.
6. Surat pengantar.
b. Menurut tujuan surat :
1. Surat pemberitahuan.
2. Surat perintah.
3. Surat permintaan.
4. Surat panggilan.
5. Surat peringatan.
6. Surat keputusan.
7. Surat perjanjian.
8. Surat laporan.
9. Surat pesanan.
10. Surat penawaran.
1. Kartu pos.
2. Warkat pos.
3. Surat bersampul.
4. Nota.
5. Telegram.
6. Surat pengantar.
b. Menurut tujuan surat :
1. Surat pemberitahuan.
2. Surat perintah.
3. Surat permintaan.
4. Surat panggilan.
5. Surat peringatan.
6. Surat keputusan.
7. Surat perjanjian.
8. Surat laporan.
9. Surat pesanan.
10. Surat penawaran.
c.
Menurut sifat isi dan asal surat :
1. Surat dinas.
2. Surat niaga.
3. Surat pribadi.
d. Menurut jumlah penerima surat :
1. Surat biasa.
2. Surat edaran.
3. Surat pengumuman.
e. Menurut keamanan isi surat :
1. Surat sangat rahasia.
2. Surat segera.
3. Surat biasa.
f. Menurut prosedur pengurusan surat
1. Surat masuk.
2. Surat keluar.
g. Menurut jangkauan surat :
1. Surat intern.
2. Surat ekstern
1. Surat dinas.
2. Surat niaga.
3. Surat pribadi.
d. Menurut jumlah penerima surat :
1. Surat biasa.
2. Surat edaran.
3. Surat pengumuman.
e. Menurut keamanan isi surat :
1. Surat sangat rahasia.
2. Surat segera.
3. Surat biasa.
f. Menurut prosedur pengurusan surat
1. Surat masuk.
2. Surat keluar.
g. Menurut jangkauan surat :
1. Surat intern.
2. Surat ekstern
·
Beberapa Jenis Surat resmi
- Surat pemberitahuan
- Surat pernyataan
- surat permohonan
- surat rekomendasi
- surat peminjaman
- surat penawaran kerjasama
- surat undangan
- surat keterangan
- surat mandate
- surat ketetapan ( khusus )
Surat secara umum
digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat niaga
apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya.
a. Surat pribadi
Surat pribadi
adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa
korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu:
1.
Tidak menggunakan
kop surat
2.
Tidak ada nomor
surat
3.
Salam pembuka dan
penutup bervariasi
4.
Penggunaan bahasa
bebas, sesuai keinginan penulis
5.
Format surat bebas
Contoh Surat Tidak Resmi
Untuk sahabatku amanyo....
Hai, apa kabar?
Semoga semuanya
sehat-sehat saja. Aku dan keluarga di papua juga dalam keadaan sehat. amanyo, rencanaku
untk liburan di papua akhirnya disetujui oran tuaku. Tolong, besok aku dijemput
ya dibandara sentani. Semoga kedatanganku ini tidak membuat kamu terganggu dan
merepotkan.
Makasih ya.
Dari temanmu
By Boneka
b. Surat Resmi
Surat resmi adalah
surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan, instansi,
maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan.
Ciri-ciri surat resmi:
Bagian-bagian surat resmi:
1.
Kepala/kop surat, terdiri dari
Ø
Nama
instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar
Ø
Alamat
instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil
Ø
Logo
instansi/lembaga
2.
Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
3.
Lampiran, berisi lembaran lain yang
disertakan selain surat
4.
Hal, berupa garis besar isi surat
5.
Tanggal surat (penulisan di
sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
6.
Alamat surat yang dituju
(jangan gunakan kata kepada)
7.
salam pembuka (diakhiri tanda
koma)
8.
Isi surat Uraian isi berupa uraian hari,
tanggal, waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali
penulisan berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan).
9.
Penutup surat, berisi
Ø
salam penutup
Ø
jabatan
Ø
tanda tangan
Ø
Cap/meterai
Ø
nama (biasanya
disertai nomor induk pegawai atau NIP)
10.
tembusan surat, berupa
penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya suatu kegiatan.
Contoh Surat Resmi :
Surat untuk individu ke lembaga atau sebaliknya dan surat untuk lembaga ke
lembaga.
BADAN PENGURUS
IKATAN PELAJAR MAHASISWA/I JAYAWIJAYA (IPMAJAWI)
Alamat Jln. Rapocini Raya Lrg 01 No
40 Hp xxxx Makassar
Nomor : 023 / BP/IPMAJAWI /X / 2014
Hal :
Undangan Rapat
Lampiran : -
Kepada Yth :
Bapak/I
Di tempat
Dengan hormat,
Sehubungan dengan akan dilaksanakannya acara peringatan
hari ulang tahun IPMAJAWI, maka bersama ini kami mengundang seluruh
ANGGOTA untuk hadir dalam rapat
persiapan yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal :
Waktu :
Tempat :
Demikian undangan ini kami sampaikan, mengingat pentingnya acara ini maka Bapak/Ibu Saudara/I dimohon hadir tepat pada waktunya. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
BP IPMAJAWI
…………………
c.
Surat Niaga
Surat niaga digunakan bagi badan yang
menyelenggarakan kegiatan usaha niaga seperti industri dan usaha jasa. Surat
ini sangat berguna dalam membangun hubungan dengan pihak luar sehingga harus
disusun dengan baik. Surat niaga terdiri atas surat jual beli, kwintansi, dan
perdagangan; dan dapat dibagi atas surat niaga internal dan surat niaga
eksternal. Salah satu contoh dari surat niaga adalan surat penawaran dan surat
penagihan.
Agar isi surat sesuai dengan kehendak si pembuat surat, surat harus
memenuhi kerieria sebagai berikut.
- Di buat dalam
bentuk yang menarik.
- Dibuat dengan bahasa yang mudah di mengerti, tidak
bertele – tele, dan menggunakan bahasa yang baik dan benar.
- Menghindari penggunaan kata dan kalimat yang tidak perlu
dan yang dapat membingungkan pihak penerima.
- Langsung kepada pokok permasalahan.
- Menggunakan bahasa yang sopan dan menarik.
6.
* Surat adalah
media untuk berkomunikasi dengan bahasa tulis
* Surat bisa dibagi menjadi 2 :
- Surat Pribadi --> Surat untuk individu ke individu lain yang hubungannya pribadi/ bersifat probadi
- Surat Resmi --> Surat untuk individu ke lembaga atau sebaliknya dan surat untuk lembaga ke lembaga
* Surat bisa dibagi menjadi 2 :
- Surat Pribadi --> Surat untuk individu ke individu lain yang hubungannya pribadi/ bersifat probadi
- Surat Resmi --> Surat untuk individu ke lembaga atau sebaliknya dan surat untuk lembaga ke lembaga
Contoh surat niaga
PT ADA ADA ADJA FORNITURE
Jalan Trans No 111, Papua
Nomor
: 11
November 2010
Lampiran
: -
Hal
: Penawaran Barang
Yth. Pemilik Toko Emas
Jalan Panjaitan No 30, papua
Dengan hormat,
Demi terciptanya suasana yang nyaman serta tahan
terhadap situasi ekstrim dan cuaca yang tidak menentu kami telah berupaya
memproduksi barang-barang Emas. Untuk itu, kami telah mengirimkan barang-barang
lengkap dengan rincian harga dan kualitasnya.
Kami juga memberikan diskon menarik, yaitu:
1.
Pembayaran tunai
30%
2.
Pembayaran maksimal
2 bulan 20%
3.
Pembayaran maksimal
4 bulan 15%
Semoga anda
berminat untuk menjalin kerja sama dengan kami melalui produk kami tersebut.
Pesanan saudara sangat kami tunggu. Atas perhatiannya kami ucapkan terima
kasih.
Hormat kami,
wamena
1.
Baik dan
Bertanggung Jawab
2.
Pandai Menjaga
Rahasia
3.
Tahu Teknologi
4.
Tahu Pembukuan
5.
Harus Bisa
menguasai bahasa
6.
Mempelajari
Karakter pimpinan atau ketua
7.
Mempunyai Etika
yang Baik.
8.
Pandai Berbicara di
Depan Publik
9.
Bertangung jawab
dokumen
10. Kerya sama dengan pimpinan
Mengaktualisasi menuju kemandirian dan paradikma baru. Dengan thema ini
Mari kita pergi, kita di utus
By. Jerry Walilo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar